Selasa, 27 November 2012


Sejarah Parfum

Pernahkah terpikir oleh Anda, sejak kapan sih parfum itu ada? Bagaimana awalnya? Dan siapakah penciptanya? Yuk,sama-sama kita cari tahu. Kata perfume yang dipakai saat ini berasal dari bahasa Latin "perfumum" yang berarti melalui asap. Pembuatan parfum berawal dari Mesopotamia dan Mesir, namun dikembangkan di Roma dan Persia. Sejarah mencatat seorang bernama Tapputi adalah pembuat parfum pertama asal Mesopotamia. Pada abad ke-9, seorang penulis Arab bernama Al-Kindi,menuliskan kata parfum dalam bukunya Book of the Chemistry of Perfume and Distillations. Didalam buku itu dicantumkan pula ratusan resep untuk membuat minyak harum, salep, dan air yangmemiliki wangi ditambah dengan obat-obatan. Buku tersebut jugamencatat tentang 107 cara untuk membuat parfum, namun dibukuini belum mencantumkan saripati bunga untuk penambah wangi.Barulah ketika seorang dokter dan ahli kimia asal Persia, Avicenna(Ibnu Sina) mencoba bereksperimen dengan bunga mawar yangdicampurkan minyak, herbal dan daun bunga menghasilkanwewangian yang tak biasa. Sejak saat itulah mulai dikembangkanuntuk mencampur sari pati bunga ke dalam parfum. Eropa danHungaria lah yang pertama kali mengembangkannya pada abad ke14, dengan mencampurkan alkohol agar tahan lama. Saat ituwewangian ini digunakan oleh Ratu Elizabeth dari Hungaria.Pada abad ke-16 seorang berkebangsaan Italia, Rene le Florentinmembuat ruangan rahasia untuk menyembunyikan resep rahasiapembuatan parfum. Namun entah bagaimana, dengan cepat teknikpembuatan parfum semakin tersebar diseluruh daratan Eropa.Lama kelamaan Eropa berkembang menjadi pusat industri parfum.Selain keharumannya yang berkembang, wadah parfum pun turutberkembang. Dari yang hanya menggunakan tabung hingga botol-botol cantik dengan aneka bentuk seperti saat ini.Setelah perang dunia pertama, prajurit Amerika membawa pulangparfum ke negaranya. Secara cepat parfum berkembang di Negaratersebut, banyak perusahaan yang membuka industri parfum.Hingga saat ini, meski semakin banyak industri parfum, namunrahasia pembuatannya tetap tak diketahui khalayak umum.






Cara Pembuatan Parfum

Ada lima teknik untuk memproduksi parfum :

1. maceration à yaitu cara kuno,  yakni penyatuan antara wewangian dan lemak melalui pemanasan.

2. enfleurage à berupaya menyatukan wewangian dan minyak tapi dengan cara berbeda yaitu penyerapan wewangian melalui lemak dan benzoin. Cara ini dapat menghasilkan parfum setara bunga sebelum metode distilasi dan ekstrasi banyak digunakan. Kedua teknik yang terakhir itu berbeda sepenuhnyadengan dua cara sebelumnya

3. distilasi à berbagai bahan wewangian dimasukkan kemesin penyuling, lalu dicampur dengan air dan dipanaskan hingga mendidih. Melalui pipa berleher angsa, uapnya didinginkan dan menjadi cairan yaitu air terletak di bagian bawah, sedangkan essensnya yang berupa minyak mengambang dibagian atas. Dari esens itu, biasanya kemudian dipisahkan. Namun, kadang-kadang air bercampur esens itu dijual dalam bentuk yang murni. Mengingat tidak semua bunga atau tanaman dapat didistilasi misalnya mawar centifolia, narcissus, atau mimosa maka hadir teknik yang ke 4.

4. ekstrasi à Bahan-bahan parfum tidak dilumatkan tapi dicampur dengan air dan diputar berulang-ulang hingga mengeluarkan pelarut. Pelarut ini kemudian ke ruang hampa udara,dipanaskan, dijadikan uap dan seterusnya sama dengan proses distilasi.

5. Teknik ekspresi à Cara ini digunakan untuk mengekstraksi minyak sitrus dan buah-buahan semacam jeruk orange, lemon, dan mandarin. Minyak alami dari buah-buahan ini terdapat dalam kelenjar kecil dibagian kulitnya. Dengan pengupasan dan pemerasan, minyak yang merupakan esens wewangian dan air itu dapat keluar.



Cara Pembuatan Parfum Melati Corona, Minyak Harum

dan Minyak Wangi

MEMBUAT MELATI CORONA (PARFUM)

Bahan-bahan :

  • India Melati Olie : 5 cc
  • Corona Melati Olie : 20 cc
  • Alkohol 96% : 1000 cc

Cara pembuatan :
Semua bahan dicampur menjadi satu dan dikocok agar larut.



MEMBUAT MINYAK HARUM (PARFUM)

Bahan-bahan :

  • Olium sitri : 1,5 cc
  • Mentol kristal : 2 gr
  • Olium berganot : 3 cc
  • Aqua destilata : 400 cc
  • Alkohol 96% : 600 cc

Cara pembuatan :
Campur bahan menjadi satu diaduk.



MEMBUAT MINYAK WANGI

1. Pembuatan minyak wangi dengan cara merebus-melunturkan (Infusie Metode)

  • Ambillah bunga yang telah dipilih baik-baik, kemudian campurkan dengan vaseline dan panaskan sampai 65 derajat C, selanjutnya aduk sampai menjadi beku.
  • Vaselin tersebut biarkan sampai 24 jam lamanya, kemudian masak lagi ampai menjadi encer. Selanjutnya saringlah vaseline tersebut dan buanglah bunga yang sudah terpakai dan ganti dengan bunga baru.
  • Ulangi proses ini beberapa kali hingga vaseline menjadi berbau wangi. Biasanya 1 kg vaseline membutuhkan 5 kg bunga.

2. Pembuatan minyak wangi dengan cara memindahkan (Enfleurage Methode)

  • Ambillah vaseline dan oleskan di atas kaca secara merata, lalu di atasnya ditaburi bunga. Selanjutnya tumpuklah kaca tersebut dalam sebuah peti.
  • Apabila bunga telah layu, gantilah dengan bunga baru yang masih segar, sehingga akan diperoleh vaseline yang berbau wangi.

3. Pembuatan minyak wangi dengan cara menghancurkan (Extratie Methode)

  • Ambillah bunga atau wangian lain dan hancurkan dengan cloroform. Sulinglah (distilasi) dengan panas yang rendah sehingga bahan wangi-wangian tetap berbau.
  • Buanglah bahan penghancur (cloroform) dengan cara mengangin-anginkan dengan luchtroom, lalu cucilah dengan air.
  • Vaselin atau bahan gemuk lain yang telah berbau wangi dinamakan "Pomade". Jika pomade ini dicampur dengan alkohol dan tiap 2 jam dikocok, maka akan menghasilkan "EXTRAKTEN".
  • Vaseline tersebut terlebih dahulu dilelehkan dengan mencampurkan bibit tawas dan garam, lalu diaduk hingga menyatu. Dapat pula dicampur acidum benzoicum dan acidum solicylicum agar dapat tahan lama dan tidak rusak.


Contoh beberapa kategori parfum yang tercipta



1. Bright Floral, merupakan kombinasi dari berbagai bunga.Green, merupakan perkembangan dari parfum Cyprus yang terdiridari bahan pohon cemara dan damar.

2. Oceanic/Ozone, merupakan jenis parfum terbaru dalam sejarahparfum.

3.Fruity, yang mengambil sari buah-buah sebagai bahan utamanya.

4.Gourmand, merupakan campuran dari vanilla dan tonka bean(seperti biji kopi tapi digunakan untuk memuat parfum).



Sesungguhnya, istilah logam berat hanya ditujukan kepada logam yang mempunyai berat jenis lebih besar dari 5 g/cm3. Namun,pada kenyataannya, unsur-unsur metaloid yang mempunyai sifatberbahaya juga dimasukkan ke dalam kelompok tersebut. Dengandemikian, yang termasuk ke dalam kriteria logam berat saat inimencapai lebih kurang 40 jenis unsur. Beberapa contoh logamberat yang beracun bagi manusia adalah: arsen (As), kadmium (Cd),tembaga (Cu), timbal (Pb), merkuri (Hg), nikel (Ni), dan seng (Zn).

Arsen


Tidak ada komentar:

Posting Komentar